Tips

Tips Membuat Konten Berkualitas Dengan Menerapkan Metode KTP

Banyak yang bilang, konten adalah raja dari sebuah situs website dan blog?

Yupz, itu memang betul, tapi konten yang berbobot dan berkualitas lah yang bisa dibilang raja nya! Mengapa? Karena konten adalah poin terpenting bagi setiap pemilik website terutama bagi para pembisnis online karena sangat mempengaruhi jumlah traffic.

Jadi gini, banyak yang udah tahu bahwa kualitas konten adalah nomor 1. Tapi dalam prakteknya, hanya sedikit dari mereka yang menerbitkan konten berkualitas. Lalu gimana dengan yang lain? Pasti udah tahu jawabannya.

Logika aja gaes, sebuah website yang sukses dan gagal itu dipengaruh oleh konten nya masing-masing.

Perlu diingat!

Konten yang berkualitas bukan hanya memikirkan tentang:
1. Tingkat keoriginalan
2. Panjangnya kata
3. Tata bahasa

Melainkan:
1. Bobotnya yang lebih detail ketimbang yang lain
2. Bernilai dengan memberikan informasi serta panduan yang bisa menyelesaikan permasalahan
3. Cara penyajian sebuah konten sehingga tidak membosankan

Lalu, gimana sih cara membuat konten yang berkualitas melainkan kita bukanlah seorang expert dalam sebuah topik yang akan kita ulas dalam sebuah website atau blog?

Cara nya mudah! Cukup memakai metode KTP!

Maksudnya gimana?

Ok, kita ulas secara perlahan.

K = Kumpulkan beberapa konten terbaik
T = Tingkatkan materi yang akan di ulas
P = Promosikan ke orang yang tepat

Dengan mengikuti metode ini, kalian bisa membuat konten yang berkualitas dibandingkan dengan konten lain. Sehingga pada akhirnya, traffic website akan meningkat secara otomatis!

Masih belum paham? Yuk simak lagi.

Kumpulkan beberapa konten terbaik

Ketika sudah menentukan topik yang akan diulas, langkah berikutnya adalah kalian perlu membaca seberapa detail dan bagus sih konten milik orang lain?

Jika sudah, saat nya buat konten yang lebih bagus!

Contoh nya gini:

Kalian mau mengangkat topik tentang “cara berenang”; dan kita sadar bahwa di internet pasti sudah banyak website atau blog yang membahas topik yang sama. Nah, jangan khawatir, justru kita bisa memanfaatkan ini untuk mengumpulkan banyak konten terbaik at least 5 artikel sebagai acuan.

Setelah itu, kalian klik dan baca satu per satu artikel tersebut dan membuat poin-poin nya di excel sehingga bisa membandingkan kelebihan dan kekurangan nya. Lalu rangkum menjadi satu. Ok, lebih detail kita ulas di step berikutnya.

Tingkatkan materi yang akan di ulas

Coba deh di fikir, misal nya dalam artikel A mengulas tentang A,B,C,D dan artikel B hanya mengulas tentang A,B, udah terlihat jelaskan ada kelebihan dan kekurangannya?

Nah, disini kalian sudah bisa menganalisa konten-konten lainnya. Supaya menjadi lebih berkualitas dan detail dari pada yang lain, kalian bisa menambahkan apa yang kurang sehingga menjadi detail.

Coba lihat contoh gambar dibawah ini:

Pasti tidak ada yang langsung membahas semuanya secara mendetailkan?

Maka dari itu, disini kalian bisa membuat sebuah artikel super lengkap yang membahas semua hingga ke akarnya dengan menambahkan apa yang belum dibahas sama sekali.

Selain menambahkan tulisan, kalian juga bisa menyertakan gambar, video, dan audio. Hal ini sangat penting karena sangat membantu untuk mempengaruhi emosi para reader.

Promosikan ke orang yang tepat

Promosi merupakan hal yang tidak kalah pentingnya.

Bayangin aja, kalian udah bikin konten artikel dengan susah payah lalu gak dipromosiin? Apa gak salah? Perlu diketahui juga, dalam waktu 1 hari itu ada sekitar 1.5 jt artikel yang dipublikasikan.

Nah, untuk mempromosikan artikel, jangan sampai salah sasaran. Dalam artian, jangan mempromosikan artikel yang tidak sesuai dengan tempatnya melainkan yang relavan dengan topik yang kalian buat.

The last but not least.

Pasti banyak yang bilang kalau cara ini ribet banget! Tapi jangan salah dulu, konten adalah aset dari semua pemilik website.

Membuat konten yang berkualitas memang memakan waktu lebih lama dari konten biasa. Bahkan jeda waktu nya bisa berlipat-lipat karena ada proses riset terlebih dahulu.

Nah, percaya deh, google akan selalu mengutamakan konten berkualitas di atas konten lain. So, kalian lebih milih mana? Repot tapi berkualitas atau gak repot tapi biasa aja?

Tags

Febe Shinta

Hi, I'm Febe Shinta Franciska! Author of this blog. Please enjoy!

Related Articles

2 thoughts on “Tips Membuat Konten Berkualitas Dengan Menerapkan Metode KTP”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Close